Service
Memahami Pembicaraan.
Pembicaraan dapat cukup keras untuk didengar tetapi tetap susah dimengerti. Ini adalah sebuah laju pergerakan dari bermacam-macam intensitas atau kerasan suara, sebagai contoh, huruf-huruf vokal keras sedang konsonan lebih lemah dan seringkali sulit untuk dikenali.

Normalnya, suara-suara yang kuat dirasakan keras sadangkan suara-suara lemah dirasakan lembut. Ketika masing-masing suara percakapan di rasakan dalam kekerasan yang normal, kata-kata akan mudah untuk dikenali dan ini memungkinkan untuk mengerti sebuah percakapan yang hadir bersamaan dengan suara bising di sekitar.

Dengan gangguan pendengaran, intensitas suara yang kuat tetap dirasakan keras, tapi intensitas suara medium dirasakan sangat lembut daripada nyaman. Huruf-huruf konsonan yang lemah seringkali tidak terdengar. Ketika suara terlalu lembut atau tidak terdengar, pembicaraan yang datang bercampur baur dan sulit untuk dimengerti apalagi dengan kondisi sekitar yang bising.

Contoh, kata "stop" dapat diartikan sebagai "Op" or "O" or "tOp" or "StOp". Banyak tipe-tipe alat bantu mengamplifikasi suara lemah dan kuat sama besar, seperti menggunakan satu kaca pembesar. Ketika volume ditambah agar suara yang lemah dapat terdengar, suara yang lebih keras akan berlebihan dalam amplifikasinya. Pengaturan volume seringkali tidak berguna pada situasi yang bising. Kata - kata tetap bercampur baur dan membingungkan.

Teknologi dari alat bantu dengar digital di rancang untuk mengembalikan
pengerasan antar suara-suara yang saling berhubungan dengan tepat. Hal
ini diatur secara elektronikal dengan memisahkan suara menjadi golongan
nada rendah (bass) dimana terdapat huruf-huruf vokal yang lebih kuat dan
kelompok suara bernada tinggi (trible) dimana terdapat suara konsonan
paling lemah. Selanjutnya pengerasan suara diatur secara otomatis dalam
tempo mili detik, dimana suara nada rendah dan nada tinggi diperkeras
atau diperbesar satu - satu secara berkesinambungan. Dalam lingkungan
yang sepi, semakin lemah atau lembut suara yang datang maka suara akan
lebih diperkeras atau diperbesar, semakin kuat atau keras suara maka
pengerasan atau pembesaran akan dikurangi.
Amplifikasi yang tepat akan dapat di program untuk masing-masing jenis gangguan pendengaran dan kepekaan pun diatur menjadi lebih lembut atau lebih keras. Selanjutnya jika gangguan pendengaran anda dan kepekaan terhadap suara berubah, alat bantu dengar anda mungkin memerlukan program ulang agar perubahan-perubahan dapat disesuaikan.